ESAS

MODUL BUMI SEHAT

Sinopsis


Pada masa pandemi Covid 19, Kampung Papring, Banyuwangi menghadapi krisis pangan akibat tingginya harga pangan dan akses terbatas ke pasar. Sebagai respons terhadap situasi ini, muncul aspirasi dari masyarakat untuk menghidupkan kembali lumbung tradisional sebagai langkah pencegahan pada situasi serupa di masa mendatang. ESAS melihat bahwa niat menghidupkan kembali lumbung tradisional sejalan dengan konsep sistem pangan yang sedang digeluti ESAS, yaitu memperkenalkan konsep “Bumi Sehat Asupan Sehat”. Kegiatan ESAS ini adalah upaya menyeluruh untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan, dan ketahanan pangan di Kampung Papring.


ESAS mengusulkan program perancangan kebun pangan Kampung Papring sebagai penerapan awal pada konsep tersebut. Namun, muncul isu lingkungan yang terungkap dari pernyataan warga, bahwa sering terjadi gagal panen di Kampung Papring karena ternyata kualitas tanah dan air di sana sudah tererosi. ESAS mengusulkan metode permakultur yang dimulai dengan restorasi tanah dan pengelolaan air untuk memperbaiki kualitas tanahnya terlebih dahulu sebelum mengelola kebun pangan.


Proses perancangan kebun pangan ini berjalan dengan partisipasi aktif dari masyarakat. ESAS tidak hanya memfasilitasi mereka secara praktis, tetapi juga memberikan edukasi bersama tim ahli agar kegiatan ini dapat berkelanjutan mulai dari aspek tanah, air, pembuatan pupuk organik, dan seleksi bibit untuk memperhatikan keanekaragamanan hayati. Hal ini tidak hanya untuk pemulihan ekosistem, tetapi juga untuk memastikan asupan nutrisi yang berkualitas dan beragam sosial dengan konsep Bumi Sehat Asupan Sehat.


Disusun oleh       Sultoni Lukman Hakim
                            Christie Alexi
Penyunting          Maria Hartiningsih
Tim Pakar             Khaerul Anama Widya Purnama
                             Sultoni Lukman Hakim
Pemrakarsa dan 

Penerbit:               Yayasan ESAS
Tahun                    2025