ESAS

MODUL ASUPAN SEHAT

Sinopsis


Kampung Papring, Banyuwangi adalah sebuah kampung yang kaya akan sumber daya alam. Dulu masyarakatnya memproduksi dan konsumsi pangan lokal secara mandiri. Mereka menyimpan hasil panen di lumbung tradisional, sebuah praktik yang mencerminkan kearifan lokal dalam menjaga ketahanan pangan. Namun, seiring waktu dan masuknya modernisasi, pola hidup masyarakat Kampung Papring mulai berubah. Pola pikir praktis dan konsumtif semakin mendominasi, membuat mereka meninggalkan gaya hidup lama yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Banyak warga beralih profesi dan meninggalkan sektor pertanian, yang menyebabkan penurunan produksi pangan lokal. Hilangnya kearifan lokal ini berdampak pada runtuhnya praktik penyimpanan pangan di lumbung tradisional. Masyarakat mulai bergantung pada pasar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Harga pangan yang terus melonjak semakin memperburuk keadaan, membuat keluarga-keluarga di kampung tersebut mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makanan yang sehat.


Melestarikan pangan lokal dan mengolahnya dengan benar tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan. Berdasarkan data BPS, sebanyak 65% pengeluaran rumah tangga di Indonesia masih dialokasikan untuk makanan, yang menunjukkan betapa krusialnya upaya untuk mendorong masyarakat agar memproduksi dan mengonsumsi pangan sehat secara mandiri. Dengan menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi ketergantungan pada makanan olahan, kita dapat berkontribusi pada dunia kesehatan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun komunitas yang lebih luas.


ESAS merancang sebuah modul praktis yang tidak hanya menitikberatkan pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memperhatikan aspek nutrisi secara menyeluruh. Kerjasama yang terjalin dengan Kampung Papring sebagai laboratorium pengembangan menjadi landasan utama modul ini. Disiapkan untuk diadopsi dan disesuaikan oleh berbagai pihak, modul ini memegang peran penting dalam memberdayakan masyarakat, memungkinkan mereka untuk mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.


Disusun oleh         Marnia, M.Sc
Penyunting            Maria Hartiningsih
Tim Pakar               Agnes Mallipu – GAIN (Global Alliance for Improved Nutrition) Indonesia
                               Prof. Dr. dr Rina Agustina
Pemrakarsa dan 

Penerbit:                 Yayasan ESAS

Tahun 2025